01st Apr2011

Berburu TK Nara

by metariza

Alhamdulillah sekarang Nara udah terdaftar TK untuk tahun ajaran yang baru akan mulai Juli nanti. Lebay? Not really, emang pendaftarannya dibuka sejak Desember 2010. Gw hampir telat…terbukti dari salah satu dari 2 TK yang gw apply, Nara masuk waiting list padahal daftarnya Desember juga.

Sounds ridiculous ain’t?

Masa Nara diterima masuk TK aja bikin gw lega banget? Ini cuma TK, bukan perkara Nara mau masuk sekolah cap Gajah di Bandung atau nggak.

Kenapa coba?

Namanya juga orangtua, pengennya yang terbaik buat anaknya. Definisi ‘yang terbaik’ itu tentu aja beda-beda tiap orang dan menurut gw ngga ada yang salah dan ngga ada yang benar. Untuk gw dan Pandu, simple aja sebenernya, kita pengen Nara sekolah TK yang ngga ngeberatin dia tapi justru tempat dimana Nara bisa main, bersenang-senang dan belajar bersosialisasi…dapet ilmu is just a cherry on top karena gw yakin banget kalo pelajaran disampaikan dengan menyenangkan akan lebih gampang diterima bahkan si anak ngga sadar bahwa dia sedang belajar.

Nyari sesuatu yang simpe ternyata nggak simple. Jaman sekarang, semua orang pengen terdengar shophisticated, termasuk urusan pendidikan anak yang bahkan udah dimulai sejak sang ibu ketauan hamil. Hampir tiap sekolah mempromosikan kelebihan dan fasilitasnya. Justru itu yang bikin kita pusing nyari sekolah buat Nara…terlalu banyak metode yang katanya akan membuat anak kita menjadi the next Einstein.

I don’t expect my baby to be the next Einstein. I don’t expect him to be a genius. I only want my baby to be happy, living the life he enjoys sekaligus tau bahwa suatu hari nanti dia akan meninggal dan akan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya sama Penciptanya jadi dia musti bisa bersikap baik sama diri sendiri, orang tua, teman, guru, dan secara luas, society-nya.

Nah, mengingat buanyyyak banget TK. Kita musti bikin criteria untuk menyaring TK yang dimana Nara akan kita daftarin. Kriterianya…ternyata jadi banyak dan terdengar ribet, yaitu:

  1. Deket rumah. Sebenernya ada beberapa sekolah yang gw naksir banget, salah satunya sekolah alam…tapi lokasinya jauh banget dari rumah gw. It’s just not worth the effort untuk seorang anak 4tahun untuk pergi sejauh itu dari rumah demi mendapatkan pendidikan yang ‘kata ayah bundanya’ terbaik. Jadi, kita cari yang di sekitaran BSD…lebih deket rumah lebih baik untuk menghemat waktu perjalanan Nara ke sekolah.
  2. Sekolah Islam. Gw dan Pandu mau ngaku…kita bukanlah orang yang alim dan soleh solehah apalagi jago agama. Kita masih ketinggalan jauh…tapi bertekad klo pengen ngajarin Nara dan Leandra agama sedini mungkin. Kita ngga fokus ke ngajarin untuk ngafalin surat dan doa-doa pakem, tapi lebih ke logikanya dulu tentang Allah, kenapa kita wajib mengikuti perintah Allah, apa konsekuensinya klo kita ngga melanggarnya, etc etc. Kita berteori klo logikanya udah sampe, akan lebih mudah ngajarin hafalan surat dan doa dll karena dia tau tujuannya apa. Wallahu Alam. Nah, alasan kita pengen Nara sekolah di sekolah islam nggak lain supaya sejalan dengan ajaran di rumah, bukan karena pengen melimpahkan kewajiban kita ngajarin agama ke sekolahnya. Insyaallah.
  3. Yang fun buat Nara. Yang bikin Nara seneng di sekolah buat main-main. Gak ada pe-er dan hafalan wajib, gak usah bilingual apalagi trilingual.
  4. Yang nggak mewajibkan si anak bisa baca tulis hitung pas lulus.
  5. Ada SDnya. Kenapa? Supaya sejalan sama nomer 3 tadi. Klo gw udah ketemu TK yang ngga mewajibkan Nara bisa calistung trus pas masuk SD yang mensyaratkan si anak udah bisa calistung, kan kasian Nara. Nah, klo TKnya ada SDnya, ‘mustinya’ kan sejalan yah system pendidikannya (klo ngga sejalan juga, wassalam aja deh sama system pendidikan di negara ini)
  6. Bersih.
  7. Punya sistem keamanan yang bagus. Maksudnya soal antar jemput anak untuk mencegah penculikan dll. Tapi ini harusnya di semua sekolah ada ya…

Hehe ribet ya kriteria gw? Seperti yang gw bilang di atas, nyari TK yang simple justru end up ribet. Nah, dengan criteria itu, gw beli form pendaftaran 2 TK di BSD bernama Al-X dan Al-Y pada bulan Desember lalu. This is also ridiculous, karena sekolahnya baru mulai bulan Juli nanti. Al-X dan Al-Y ini dua-duanya cukup deket rumah, sekolah islam. Untuk criteria selanjutnya masih sambil dicari tau nanya sana sini. At least 2 kriteria itu dulu untuk modal beli form.

Prosesnya keduanya kurang lebih sama, setelah beli form (online), gw bayar uang formulirnya, gw fax ke 2 sekolah itu bukti pembayaran formnya, trus gw nunggu jadwal tes/observasi/interview, lalu tiba waktunya Nara di tes/observasi dan kita diinterview. Lalu setelah itu kita nunggu hasilnya…klo diterima, kita lakukan pembayaran. Voila selesai *lap keringet* *dejavu jaman UMPTN ga sih rempongnya?*

Gw mau cerita tentang 2 sekolah ini ya…

Al-X adalah sekolah pertama yang melakukan tes. Di awal, gw jauh lebih sreg sama Al-X ini karena sekolahnya lebih kecil, pas liat sekolahnya kayanya ok.

Mulai ngga sreg ketika…jadwal observasi Nara diundur jadi batch ke3, padahal harusnya (mengingat gw daftar sejak Desember) Nara masuk batch pertama. Form gw nyasar ke cabang sekolahnya yang di daerah lain. Gw telp beberapa kali, baru ketauan klo formnya nyasar. Gw dapet email yang mengatakan bahwa Nara dapet jadwal observasi tanggal xx (lupa) Januari tapi berhubung tanggal itu kita di luar kota, gw minta di reschedule. Katanya oke, dan mereka akan imel gw lagi kapan tanggal observasi Nara. 2 minggu kemudian, kok belum ada emailnya…gw telp lagi, they blame me karena nggak nelp minta jadwal observasi. Miskom. Yang lebih nyebelin, ternyata ada form lagi yang harus gw submit yang katanya mereka udah tunggu-tunggu tapi gw belum serahin (what formmm???). Di email mereka ngga nyebut hal tersebut, dan waktu gw telp berkali-kali sebelumnya juga ngga pernah nyuruh ngisi form kok tau-tau sekarang gw disalahin karena belum nyerahin form?

Hmm, anyway…akhirnya Nara dapet jadwal observasi batch 3 dengan wanti-wanti dari mbak admission klo kemungkinan Nara masuk kecil mengingat batch 1 dan 2 bisa jadi udah memenuhi kelas yang dibuka. Dan mengulang lagi bahwa hal tersebut dikarenakan kesalahan gw yang terlambat mensubmit form tadi.  Hmmffttt…

Makin ngga sreg karena waktu gw dan Pandu diinterview, kita tanya apakah mereka mewajibkan lulusan TK ini bisa calistung. Nggak, katanya. Trus gw tanya, di SD mereka apakah mewajibkan bisa calistung? Karena klo SDnya mewajibkan, nggak nyambung dong nanti klo Nara belum bisa calistung. Jawabannya, hmm, nanti kita akan bantu…biasanya klo dari TK sini kan kita bisa jelasin kenapa anaknya belum bisa calistung. Lah…berarti SDnya mewajibkan bisa calistung dong? Ini pigimana sih? Apa gw yang ngga mudeng ya?

Anyway, pas pengumuman bener aja Nara masuk waiting list nomer 12. Yang diterima Cuma 35 anak katanya. Yo wes, kita menunggu sekolah Al-Y aja.

Semakin ngga sreg dan memutuskan untuk ngga daftar di Al-X karena…suatu sore 2 minggu lalu gw ditelp sama mbak admin mengatakan bahwa Nara sekarang bisa daftar (waiting listnya naik). Gw bilang gw minta waktu untuk konsultasi sama suami (karena saat itu Nara udah diterima di Al-Y tapi kita belum bayar) untuk memutuskan masuk sana apa ngga. Dijawab dengan desakan, bahwa gw musti jawab saat itu juga dan melakukan pembayaran segera. Gw agak annoyed karena didesak. Gw bilang gw ngga bisa mutusin sendiri, musti diskusi dulu sama suami yang sedang ada di luar kota. Akhirnya mbak admin (masih dengan nada mendesak, pushy dan buru-buru) bilang, ok dikasi waktu 5 menit. By that, gw langsung mantep untuk MENOLAK. Udah kaya apa aja gw dikasi waktu 5 menit.

Ok lanjut ke sekolah Al-Y

Sekolah ini besaaar…ada TK, SD sampe SMAnya. Jujur aja sebelumnya ngga begitu sreg…intimidated by the size of the building perhaps? Hehe…

Mulai sreg ketika mulai dafar online, cukup jelas, disertakan alur proses pendaftarannya nanti bagaimana. Waktu kita dateng kesana lagi, satpamnya friendly dan informatif (karena dateng kesana hari sabtu sore, ngga ada guru-guru yang bisa ditanyain). Mainan di sekolahnya lumayan old school, masih yang model besi-besi gitu…mengingatkan gw sama TK gw dulu :D

Waktu tes…teteupp ya ada form berlembar-lembar yang musti gw isi *pegel tangan bok, udah lama ga nulis tangan, hehe* tapiii semua guru disana ramah banget. Nara juga pas pulang gw tanya lebih suka sekolah yang mana, jawabnya lebih suka Al-Y (prolly because the playground is bigger, haha).

Lebih sreg lagi karena gurunya dipanggil dengan sebutan ‘bu guru’…ah langsung jatuh cinta. Membumi dan bersahaja sekali…hampir semua sekolah masa kini memanggil gurunya dengan ‘miss’. Nggak ada yang salah dengan itu, tapi gw tiba-tiba ngerasain Oprah AHA moment ketika denger gurunya kenalan sama Nara bilang klo dia adalah bu guru. Aku sukaaaa… *loh yang mau skolah Nara apa bundanya?*

Makin sreg ketika keluar dari ruangan tes, mukanya Nara hepi…trus seminggu kemudian Nara diterima. Alhamdulillah, semoga ini sesuatu yang baik untuk Nara ya Allah.

Klo berdasarkan criteria di atas gimana?

  1. Lumayan deket dari rumah
  2. Sekolah islam
  3. Fun? Klo liat anak-anak yang lagi berkeliaran sih mukanya seneng semua…mudah-mudahan Nara juga seneng disana. Although I’m not 100% sure about hafalan thingy…
  4. Nggak wajib bisa calistung (katanya)
  5. Ada SDnya, bahkan sampe SMA
  6. Bersih
  7. Soal keamanan memenuhi criteria.

Walaupun belum yakin soal nomer 4 dan 5, untuk saat ini sekolah Al-Y ini akhirnya yang kita putuskan untuk menitipkan Nara selama beberapa jam sehari selama 5 hari mulai Juli nanti. We live in a system, ruled by the government. I just wish the government would give extra attention about our education system yang saat ini menurut gw kacau dan ngga tertib dengan banyak sekali kurikulum yang membingungkan.

Ada pepatah yang bilang, it takes a village to raise a child.

But I would like to add, it takes a ‘niat’ government to build a generation by making a good and supportive education system.

36 Responses to “Berburu TK Nara”

  • nyari sekolah emang gampang2 susah ya.. eh apa susah2 gampang? hehe.

    moga2 nanti nara cocok ama sekolahnya ya…

  • Iyaaa met.. I feel U.. Ah gw aja yg lebay, lawong anak gw masih 1 thn 3 bln. Tp ya met gw emang udh mule mikirin dari skrg, awalnya sama aja sm ibu2 yg laen pgn yg keren blablabla..,tp itu kyanya ambisi emak2nya yak. Yg penting yg bikin anaknya fun ya.. Smoga mas nara cucok ya sama skolahannya.. Amin..

    • Mama Ia’ setujuuuh, yg penting anaknya seneng. Kiss kiss buat si kembar ganteng yah :* oh sama si putri cantik tetangga depan rumahmu juga

  • Waaah.. mbak Meta, toss saya juga ibu2 yang ribet milih2 sekolah untuk anak. Dari anak saya baru 1 tahun udah hunting2 TK (hm.. kayaknya gw lebih ribet yaks ) ;p. Pengennya sekolah Islam, dengan halaman yang luasss, mainan yang banyak, dan kurikulum yang oke. Kenapa harus halaman yang luas, dan banyak mainannya, karena menurut saya anak seumuran itu waktunya main, even sekolah pun main sambil belajar. Sekarang anak saya masih 2 tahun, tapi InshaALLAH sudah menemukan TK yang terbaik untuk Abrar (for now, ga tauk nanti kalo berubah pikiran) ;p aduuh.. saya emak2 ribet banget yaks? :p *numpang curcol* hehhe

    • Hehe ngga ribet kook, kayanya emang semua ibu2 diciptakan rempong&heboh klo udah urusan anaknya :) Abrar mau disekolahin dimana nanti? Bocoran dongg…

  • lei

    Waaa Nara udh mau sekolah! Asiiik :) ikut seneng met, udh nemu yg sreg. Ihihi..gw si lebay ini jg mulai sniffing around cari sekolah bwt ucil. Sama bgt pgn yg bnyk having fun n explore2 sama temen2 ciliknya. Cihui ah, emng yg terbaik itu relatif ya bwt smua orang, I guess yg bkl terbaik mnrt ucil ntar adalah yg playgroundnya paling asik juga sama ky Nara hahaha

    • Sregnya juga belum 100% Lei…takut ada hafalan2 yang ngeberatin…mudah2an ngga ada dan Nara bisa seneng main-main di TKnya nanti. Pastinya deh buat anak2 sekolah yang asik adalah yang mainannya buanyyak dan tempat lari-lariannya luaaas :)

      Kiss buat si cantik Akila yaah

  • cari sekolah skrg mmg susah ya met? aku juga garuk2.. mana ada harga ada rupa pula.. garuk2 lagi deh.. Semoga Nara suka dengan sekolah barunya :)

  • Haha.. sama Met.. gw jg udh gerilya cari sekolah buat Raissa. Kriteria kita jg hampir sama, malah gw ada 1 kriteria lagi tp mau gw simpen dalam hati aja, soalanya agak kontroversial kriterianya. hohohoho.

    semoga Nara happy belajar yaa.. dimulai dari TK yg menyenangkan sampai seumur hidupnya menikmati proses belajar.

    btw, sdh pindah ke BSD ya?

    • Hahaha bisikin donnngg kriteria yang satu lagiiii. Penasaran abis…email juga gapapa (saking penasarannya,hihi)

      btw belum pindah, bulan depan aja…pas pandu di jakarta :)

  • @Mbak Meta : Abrar niatnya mo disekolahin di TK IKIP Rawamangun. Liat2 di majalah ibu dan anak, sekolah ini termasuk 10 besar sekolah terbaik di Jakarta (katanya). Udah gitu, tempat mainnya, lapangannya besar, harganya juga lumayan terjangkau. Awalnya, pengennya di sekolah islam, tapi yang deket2 rumah ga ada TK Islam yang Ok :( Tapi gpp deh, katanya sih TK IKIP juga ada pelajaran agama islamnya :)

    • IKIP rawamangun itu sama dengan labschool yah? iyaaa katanya itu sekolahnya baguuus (dan udah terbukti dari lulusan2nya)…sayang jauh banget dari rumah gw. Selamat yaaa semoga nanti pada waktunya lancar masuk sekolah pilihan :)

  • mia

    Met, TFS yaaa, tambah pengsan guwah :D ….Setelah ditimbang2 yaa hasilnya tetep bingung, gw tea hobinya bingung kata Ridho?D…Mungkin mentok2 kalo jadi balik, kalo ga tinggal di desa *baca purwokertoh* yaa masukkin Aksa ke TK jaman gw TK aja, kalo ke TK-nya Ridho jauh sik, di Balikpapan :D

    Mudah2an Nara enjoy yaaa ntar di TK baru, Insya Allah ga ada masalah deh, wong Ayah Bundanya, pinter2….

    • hehe lucu amat sih Ridho…
      btw jangan ke purwokerto dong miii, klo balik ke indo tinggal di jkt ajaaa, biar bisa sering ketemuan kitaaaa *alasan yang egois* kabar-kabarin yaa keputusannya gimana, tetep di sana apa pulkam :)

  • Inga

    yay asik.. nara udah tk!!!

  • Wah, alhamdulillah ya ketemu yg menuhin semua persyaratan..:D segini baru masuk ke tahap TK ya,Met….hueee

  • Ndutyke

    I don’t expect him to be a genius. I only want my baby to be happy, living the life he enjoys

    >>> eh sama loh motto-nya dgn motto ortuku saat membesarkan aku dan adekku, huhuhuhu… “Yg penting anak mama bahagia…”

    *jd kangen ortu*

  • dina

    salam kenal bundanya nara,,
    awalnya sih aku baca review bunda ttg clodi (ternyata temenan ama mbak anggi ya? saya juga khatam baca review clodi di blognya dy :)
    trus aku nemu postingan ini,. dan tampaknya aku ngeh deh ama dua sekolah yang bunda sebutin…
    kalo boleh,, emailin ke aku dong bun, biaya masuk ke 2 sekolah itu..
    aku mau bikin forecast buat dedekku yang baru akan lahir pertengahan mei ini *ahahaha lebih parah kan timing persiapan buat TK nya*
    thanks before ya bun,,

    • Hai Dina,
      bolehh…nanti gw imel yah biaya masuk ke2 TK itu…
      gapapa dong, klo buat persiapan dana emang musti sedini mungkin. Gw baru nyiapin dana TK dan SD Nara taun lalu aja ngerasa kebantu banget karena sekarang jadi berasa ngga ngeluarin uang karena waktu beli RDnya taun lalu langsung merem, anggep uang ilang hehe…

  • Met met.. boleh nebak ga?? boleh yaaa *maksa*
    Al F*** n Al A**** ya
    heuheuheu kepo sekali ya gw

  • dina

    makasih ya bunda naraa.. :D
    *meskipun setelah bacanya agak2 jereng matanya*
    ahahaa..

    • Hehehe sama2…bikin jereng plus menghela napas karena inget jaman sekolah dulu bayarnya cuma sepersekiannya, heuu inflasiiii inflasiii!

  • Hihihi mirip2 lah Met kriteria kita..Sekarang ini aku lagi naksir banget TK di pelosok Ambarawa sana, membayangkan Va’ kalau udah gede sekolah disana,karena waktu lewat keliatan bersih, dan halaman playground nya luas banget, udaranya juga sejuk, tetanggaan sama gunung2,sawah,danau,TK tradisional yg memungkinkan anak2 bermain sambil belajar (tapi kenapa kudu di Ambarawaaaa sana tempatnya -_-)

    • kok di Ambarawa Ran? yang deket rumah ngga yang kaya gitu ya :( padahal kebayang deh serunya main-main dan nikmatin langsung sawah danau dan gunung (plus udaranya pasti seger banget). Hiks, wake up Meta! tinggal di Jakarta nyari kaya gitu dimanaaaa…

  • Pras

    Salam Kenal Ibu,
    Saya rencananya juga mau pindah ke BSD dia akhir tahun ini, di The Icon (kayaknya agak deketan yah sama Foresta), kalo boleh tahu putrinya disekolahin dimana Bu? Soalnya saya juga nyari sekolah yg nggak terlalu jauh dari daerah itu. Kebetulan anak saya sekarang di TK B, masih bingung nyari sekolah, kriteria sekolahnya sih mirip2 lah seperti yg Ibu punya. Kalo boleh tahu minta tolong juga di emailin biaya masuk ke sekolah2 yg pernah ibu mintain informasi.
    Terima kasih ya Bu..

  • salam kenal mbak metariza
    mbak mau jg donk info nya TK kk nara. ;) rencana mau pindah the icon jg..

  • Mba Metaaa.. Aku alumni sma di AL-Y he he he.. Yg dibelakang taman kota kan.. Aku perhatiin dulu, ibu2 anak TK suka ngerumpi nungguin anak-anaknya lhoo.. Pokoknya orang tua murid disana kompak dan selalu support kegiatan anak2nya.. Mainannya emang juadul yahh.. Coba diganti step2 atau little tikes.. He he he

    • Hai Meiza…seniornya Nara dong ya? Hehehe iyaa ngeliatin ibu2nya ngumpul seru gitu ya, haha shopping barenglah, senam bareng, arisan atau apalah…hehe tapi gw biasanya cuma anter dan jemput doang, jadi paling ikut ngobrol pas nunggu Nara keluar kelas aja. Ibu2nya baik2 deh :)

  • btw mbak Meta, ini pembacanya banyak yg rumahnya di The Icon, sama dong hihihihi… btw again ini saya yg nanya sekolah nara di post dg judul “ignorant”. saya angkatan 26 di thamrin 2… salam kenal ya mbak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>