One of Those Memorable Days
Ada beberapa hari dalam hidup gw yang nggak akan bakal gw lupakan. Hari-hari itu diantara adalah:
- Hari gw ketemu Pandu
- My graduation day
- Hari waktu gw diterima kerja, rasanya sampe pengen meluk yang interview (soalnya ganteng dan klimis bak yakuza, halo Pak Manuel…hihi)
- hari gw dan Pandu ngebooking (dan bayar DP) Klub Rasuna buat kawinan sebelum kita bilang sama orang tua kita bahwa kita mau nikah
- (and off course) the wedding day
- hari ketika pertama kali nyobain testpack dan hasilnya 2 garis
- hari waktu gw melahirkan Nara dan Leandra
- hari waktu gw pertama kali lewat Ba*k I*do**si* saat gw kuliah dan out of nowhere gw bilang “I’m gonna work here one day”
- dan hari dimana hal itu betul-betul terjadi…
Who would’ve guessed? For those who don’t believe God exist, believe me…God does exist!
But who would’ve also guessed that yesterday was one of those memorable days. ’Yesterday’ definitely will join the list above. It’s the day when I decided to leave my dream job.
Alasannya? Ngga lain dan ngga bukan supaya gw bisa selalu berada deket Nara dan Leandra. Alasan khususnya adalah karena Leandra ternyata sangat sensitif. Klo gw tinggal ke kantor, dia cuma mau minum asip (either dari botol, cup atau sendok) sangat sedikit sehingga kenaikan BBnya sejak gw mulai masuk kantor sangat minim sampai-sampai persentilnya turun 2 line (walaupun secara penampakan Leandra masih cempluki tapi yang diliat kan kenaikannya). Tapi di sisi lain, Leandra sempet nursing strike 2 kali. Ini yang gw maksud dengan sensitif. Di saat nursing strike berakhir dan keadaan normal, Leandra mau nyusu langsung sama gw dengan lahap…jadi berdasarkan pengamatan dan juga analisis dsa Leandra, memang ada bayi yang tidak suka minum asip via media lain. Si dsa yang sebenernya sangat anti ngasi asip via botol ini aja sampe bilang “klo musti ngasi pake botol demi minum asipnya banyak dan sialnya ngga mau nyusu langsung lagi sama kamu, so be it…yang penting asinya masuk” err dok, udah juga sbenernya…haha udah colongan gw kasih botol juga tapi tetep sedikit dia minumnya…jadi kesimpulannya emang bayi kecil ini memang ngga suka media lain untuk minum asinya.
Call me lebay if you wish, tapi gw ga pengen gagal ngasi asi ke Leandra hanya karena gw belum melakukan semua yang gw bisa lakukan. If letting the dream job go is what it has to take, so be it. Gw tau bukan jaminan juga klo gw di rumah trus BBnya pasti akan naik secara ideal, tapi seenggaknya gw ngga bakal nyesel karena ngga nyoba segala cara. Alasan khusus lain adalah Pandu akan pindah base kerjaannya dari Jakarta ke field yang nun jauh di pelosok Sumatera dengan jadwal on-off.
Jadi…walaupun dicurigai alasan gw berenti karena dibajak bank umum bahkan dikhawatirkan akan menjadi sinetron&infotainment addict, haha kemarin adalah hari terakhir gw bekerja di kantor. It may not be forever. Mungkin suatu hari ketika kondisi mendukung dimana gw merasa cukup yakin lagi untuk meninggalkan Nara dan Leandra di rumah, gw akan bergerilya lagi nyari kerja (mudah-mudahan masih laku ya Allah).
Ironisnya, kemarin gw dapet 3 job offer dari orang baik yang tau kemaren adalah last day gw, heuehe. (Mungkinkah tawaran itu masih berlaku sekitar setaun lagi?) Sama ironisnya ketika gw mengajukan pengunduran diri, gw sebenernya dalam proses untuk biz trip ke Swiss bulan Mei. Oh God really does have a sweet sense of humor *wink to God the almighty*
So I said to Pandu, “take me to Europe one day please”
dan Pandu pun speechless…hening sekian detik, hiahaha tapi abis itu dia jawab “I can’t promise you that, but I promise to try my best to take you there” fair enough,’fthat’s all a gal needs to hear
*loh kok malah kesana kemari sih ngomongnya?*
4tahun kerja di tempat itu merupakan 4tahun yang sangat menantang dan gw dapat pengalaman yang mungkin nggak bisa gw dapatkan di tempat lain. Tapi gw bersyukur punya pilihan untuk tetap disana atau pergi, tanpa paksaan
Sebebas-bebasnya manusia adalah manusia yang bisa bebas menjalani pilihannya bukan?
In the end, thank you for the great lessons and opportunity. I’m so blessed to have an experience as a part of this great institution.
This is your financial analyst signing off. Goodbye.
Hello Pandu, Nara & Leandra, this is your wife/mom reporting for duty. I am available at home. You may call me and I’ll be next to you in 1 second; your hand can reach me for real everytime, 24hrs/7days.
No traffic jam stands between us now.





hai mbak, liat tag soal resignation, aq menemukan orang yang sama :p
aq baru resign sih (udah 6 bln kok masih baru sih) anyway, Allah pasti kasih kesempatan lebih kok buat kita mbak insya allah..not easy to let our dream job..but wondering to those dreaming to become a mother or even a full time one..congrats mbakk . Swiss nya diganti ama Surga hehe
Amiiiin..so far I still feel resigning from work is the best decision. Semoga ya semuanya lebih baik dengan kita berhenti kerja
mba meta ak jg lg galau nih…anakku suka nangis kl sore2, kebetulan ak br msk krj lg stlh cuti, kasian ak dgrnya kl mama crt, mama ku jg kasian coz blm dpt pembantu n pny asam urat jd suka kaki n tangannya kdg2 skt n ndk kuat gendong matthew anakku, sedih n binun yg skrg ak rasain mba…
(
Semoga cepet dapet mbak yang baik dan bisa diandelin ya supaya mama bisa istirahat. Gw pernah juga kena asam urat, jadi tau capek, pegel dan nggak kuatnya. Apalagi klo ngemong bayi. Semoga dikasih solusi yang paling baik buat semuanya ya Nan
hai mba Meta, baru main kesini nih, pas baca postingan ini jadi inget ibuku
btw mantan kantor mbak itu kantornya ibuku, hehehe
beliau udah 30th disana, beranak 4, bercucu 1 *informasi berlebihan*
dan akan pensiun 3th lagi
jujurnya aku jg ga inget dulu gimana yak ditinggal mama ngantor, pasti berat banget.. ngandelin si mbak kemana-mana jadinya
tp pas udah pada gede2 sih malah suka sebel kalo si mama kelamaan di rumah, hahaha *anak macam apa ini*
kayanya gara2 pengalaman itu aku maunya kerja di rumah aja buat anak-anak (nanti).
Waa mamanya di direktorat apa? hihi siapa tau ternyata satu direktorat.
Mungkin deep down inside, alasan gw juga sama ya…nyokap gw juga kerja jadi sehari-hari gw banyak diasuh sama tante gw dan sekarang gw pengen ada terus (fisiknya) di deket anak-anak sepanjang hari.