Makaroni Panggang
Masih sok sok menjadi domestic goddess, *kita liat aja sampe berapa lama ke-sok-rajin-an gw ke dapur bertahan* gw berniat bikin lasagna buat Pandu. Tapi pas browsing-browsing resepnya, hmmm banyak bahannya yang ngga ada, plus tampak modalnya gede, huahaha…akhirnya putar haluan dikit jadi bikin macaroni panggang. Gw pake resep Anggi yang gw ambil dari sini
Resepnya bisa klik link tadi, atau klo ngga mau repot, gw copas disini ya *udah ijin sama Anggi kok, hehe* tapi ada yang dimodif dikit resepnya…
Macaroni Panggang
Bahan:
250 gr macaroni (gw pake barilla)
300 gr daging cincang
1/2 bawang bombay potong dadu
3 siung bawang putih cincang kasar
7 butir jamur champignon yang segar
330 ml susu sapi
3 butir telur
100 gr keju cheddar parut
Mentega
Garam, oregano dan lada secukupnya.
Cara Membuatnya:
- Panaskan air ke dalam panci untuk merebus makaroni. Tuangkan 1 sdm olive oil dan 1 sdm garam. Tunggu sampai mendidih.
- Ketika air mendidih, masukan makaroni dan masak sampai kurang lebih 9 menit. Kemudian angkat dan tiriskan.
- Tumis bawang putih dan bawang Bombay sampai wangiii…trus masukkan jamur, lalu tumis sampai jamur layu.
- Masukkan daging cincang, beri garam, oregano dan lada secukupnya tumis sampai daging matang. Jika sudah matang angkat dari wajan.
- Masukkan makaroni ke dalam mangkok besar, campur dengan susu, telur, parutan keju dan tumisan daging. Aduk sampai semua bahan tercampur rata.
- Siapkan pinggan untuk memanggang (aku pakai punyanya pyrex). Sebelumnya oleskan dengan mentega di pinggiran pinggan agar macaroni tidak lengket.
- Masukkan adonan ke dalam pinggan, ratakan kemudian taburi atasnya dengan taburan keju cheddar.
- Nyalakan oven, sesuaikan suhunya sampai 170 derajat. Kemudian jika oven sudah panas, masukkan pinggan berisi adonan makaroni. Panggang sampi makaroni matang. Kurang lebih 1.5 – 2 jam.
and voila…satu loyang makaroni panggang siap disantap

Kemaren gw ngga pake keju cheddar dengan alasan yang ‘gw banget’ yaitu males marut keju cheddar, haha…kebetulan ada sisa keju edam buat bikin kastengels yang beratnya sekitar 100gr lebih, hehe. Efeknya adalah makaroninya ngga terasa asin, yang cocok buat selera Pandu, hehe tapi buat gw kurang asin…jadi lain kali akan pake cheddar (atau mozzarella, klo tiba-tiba ada keajaiban harga mozzarella seharga cheddar, hahaha…)
Oya, pas gw lagi bikin makaroni panggang, temen gw nelp dan mulai histeris pas gw cerita gw lagi bikin makaroni panggang setelah bikin kastengels. She screamed in horror, “oh no Mety, lo pasti ngga diijinin kerja lagi sama Pandu klo lo masak-masakin yang enak-enak buat diaaaa”, LOL










