Boleh Nggak?
Hari Jumat lalu di rumah Ami, temennya Pandu dalam rangka nengokin anak keduanya Mas Tommy dan Ami, Rakka. Anak pertamanya lebih tua 6 bulan dari Nara, Hamman (3.5yo). Gw gendong-gendong Rakka, sekalian ngetes apakah Nara masih cemburuan klo gw gendong-gendong bayi lain. Ternyata nggak cemburu, yeayy… malah gw samperin Nara, trus ngomporin “mas, adeknya lucu yahh…kita bawa pulang aja mau ngga?” dan Nara jawab “iya”. Abis itu gw suruh Nara minta ijin sama kakaknya, Hamman…boleh ngga adeknya dibawa pulang sama kita.
Nara : Mas Hamman, boleh nggak adeknya dibawa pulang sama Nara?
Hamman : Enggak boleh *mantep jawabnya*
Nara : *kaya ngga denger, ngulang lagi* Mas Hamman, boleh nggak adeknya dibawa pulang sama Nara?
Hamman : Enggak boleh *masih mantep dan manis jawabnya*
Nara : *EGP* boleh nggak adeknya dibawa pulang?
Hamman : nggak boleh *mulai capek*
Nara : boleh ngga?
Hamman : boleh deh… *nyerah..ga tau beneran ridho adeknya dibawa atau karena males ditanya terus*
Nara : dimasukin tas ya…?
Gubrak…anak orang mau dimasukin tas?







hihi mas Nara lucu bgt sih..ada2 aja ya kelakuan anak kita yg bkn amazed
LOL, mas hamman nyerah akhirnya
LOL..
)
“dimasukin tas ya..”
hihihi ini lucu banget sih naraaaa.. gemes!