My Stick Family from WiddlyTinks.com

I wanna have another baby….

I wanna have another baby….

Dear God, please hear my prayers

Waktu gw baru melahirkan Nara, gw ngalamin baby blues.

I never admit it before nor do I even acknowledge about it myself

But the more I think about it now, I did a matter of fact had a baby blues

Ngga seperti baby blues-nya  Brooke Shields sih Alhamdulillah. Bentuknya baby blues gw adalah:

-          Takut Nara tiba-tiba berenti bernafas karena misalnya idungnya ketutupan dan gw ga tau (parnomaniadotcom). Rasanya semua buku dan info dari browsing yang gw udah baca itu ngga cukup, it’s never enough.

-          Gw takut ngga bisa jadi Bunda yang baik..who am I? a twenty something gal who normally doesn’t like children but now having an adorable baby boy who I love so much and really worried if something, anything happens to him.

-          Gw takut Pandu ‘melihat’ gw berbeda dan hubungan kita akan berubah

-          Gw trauma sama proses melahirkan (padahal mungkin orang lain ngalamin yang lebih buruk)

Semua itu bikin gw bilang “gw mau punya anak satu aja”

I tended to get irritated when people ask me about the next child, 3 days after I gave birth.

WTH, I just had a 3days old baby and you already ask whether I had planned for my second baby? That is: 1. Insane, 2. Very rude, 3. Couldn’t you find a better timing?

Don’t they know the effect of their question? Itu kan sama seperti nanyain orang yang baru nikah minggu lalu “udah hamil belum?” plakk…

Yah, tapi positive thinking sajalah…mungkin orang yang nanya itu sekedar NGGAK TAU musti ngomong apa lagi alias ngga jago basa basi dan pertanyaan itulah yang pertama kali muncul di kepalanya.

Anyway…gw masih berpikir untuk “punya anak cukup satu ajaaa” sampe Nara umurnya setahunan (klo ga salah). Being the stubborn that I am, klo ada yang nanya kapan mau punya anak lagi, gw semakin keras ngasi jawaban yang sama :P

Suatu hari, gw ngeliat Nara senyum-senyum sambil ngikutin beberapa anak-anak di mall yang entah kakak adek, ntah sepupuan. Pas Nara mau ikut main, mereka ngeliat Nara bak alien, mungkin di pikirannya “siapa lo ikut-ikutan?” trus senyum Nara ilang karena dia tau dia ngga diajak main. Hiksss pengen mewek rasanya, kasian Nara ngga punya kakak/adek (ada sihhh kakak sepupu tapi ngga tinggal di Jakarta dan baru ketemu untuk pertama kalinya lebaran ini)

Tiba-tiba aja gw berubah pikiran, pengen punya anak lagi supaya Nara punya temen. Being a very compassionate kid, gw ngebayangin kalo Nara punya adek, pasti dia sayang sekali sama adeknya… *mewekterharulebay

Selain itu, ngga ada kata yang bisa melukiskan perasaan ketika dipeluk Nara atau dicium Nara, atau ketika dia bilang “Bunda jagoan!!” sambil melonjak lonjak (kesannya gw keren banget di mata dia, hihi). Bahkan hanya ngeliat senyumnya ketika pulang kantor. It’s true what people say, semua capek, bête, sakit jadi ilang ketika ngeliat senyum anak (boookkkk bahasa gw emak-emak abeyss).

I never thought I’d say this, tapi gw rela mengalami pegel punggung, kram kaki, beser abis, sakit waktu melahirkan, begadang, mompa asi, terkantuk-kantuk nyusuin….semua proses itu. Gw rela…

Abis itu gw yang merengek-rengek sama Pandu pengen punya anak…jawabannya “iya ntar kamu aku hamili” (hush) trus si mr.verywellplanned itu kembali mengingatkan blueprint perencanaan keluarga kita dan tercapailah kesepakatan klo gw akan melepas spiral gw abis lebaran ini…horeeeeee.

Nahhh, one thing I’m scared of is:

Gw takut omongan gw yang dulu didengar Allah, itulah yang gw bilang gw cuma mau punya satu anak. Hiksss ya Allah aku sangat menyesal, I wanna take it back…

Semoga Allah masih mau ngasi kepercayaan gw untuk mengandung dan melahirkan bayi

Semoga Allah masih mau ngasi kepercayaan gw dan pandu untuk merawat dan membesarkan seorang anak lagi. Amin…

Semoga dikabulkan, sekarang kan bulan puasa…katanya doa kita lebih didengar.

Amin ya Rabbal Alamiin

Posted by metariza   @   17 September 2009
Tags : , ,

Related Posts

Like this post? Share it!

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati

6 Comments

Comments
Sep 17, 2009
4:15 pm

sebagai komentator setia lo..gw terharu bacanya mets…
semoga doa kita berdua didengar allah. Biar bisa hamil bareng hihihi
Niwei lo pas hamil keren kooooook…eksis abiiiis…nggak keliatan sebagai penderita kaki bengkak dan pegel punggung. Beser…uhm…masa siy?

Sep 17, 2009
11:45 pm
#2 ayahnya Nara :

Allah Maha Mendengar sayang:)
semuanya sdh diaturNya dg sgt baik.
Selama kita berpikir, berencana, berusaha dan berdoa, ngga perlu khawatir okay..
and yes,Insya Allah aku akan menghamilimu:)

Sep 18, 2009
6:44 am

Amiiiiiiiiiinnn Meeett.. Ayolah Mr. Pandu, buruan hamilin ibu Meta ini.. Huehuehuehue.. :lol: Biar gw ada teman hamil lagiii.. Asik asik asiiiikkk… ^_^
Don’t worry ya Met, insyaAllah doa kamu di dengar Allah yaaa.. Ayo ayo ayooo.. Mari kita positive thinking selalu. Ini buat Asti juga yaa.. Semoga kita bertiga bisa hamil bareng. Amiiiiiiiinnn..

Author Sep 24, 2009
9:32 pm
#4 metariza :

xixixixi baru baca komen nii…amin amin, makasih ya nggi, semoga dikabulkan.
Besok mau ke dokter Nug ahhh, mudah-mudahan doi praktek

Author Sep 24, 2009
9:34 pm
#5 metariza :

Amin dear,
let’s go to Dr. Nugroho Kampono tomorrow (duile semangat benerrrr si bunda)

Author Sep 24, 2009
9:36 pm
#6 metariza :

sebagai komentator paporit gw, lo musti gw reply balik dong…haha
amin ya ti, semoga kita bisa cepet hamil (seriously i’m beginning to obsessed with being preggie)
lah gimana maksudnya keren ti? kikiki sepatu gw kan naik 2 nomer, maluuuu berasa raksasa pake sepatu ukuran 41 tau, LOL
udah gitu ga bisa pake cincin kawin sejak 4 bulan saking gendatnya jari jemari gw…hahaha

Leave a Comment

Name

Email

Website

Previous Post
«
Next Post
»
The Urban Mama
Powered by Wordpress   |   Lunated designed by ZenVerse

Birthday Tickers from WiddlyTinks.com